SIMPANG HULU-Petani Plasma dan Koperasi Kebun Sekucing Labai Mandiri
Lestari (SLML) melakukan aksi pemortalan akses jalan perusahaan perkebunan
sawit PT.Aditya Agroindo yang berada di Desa Sekucing Labai, Kecamatan Simpang
Hulu, Ketapang, Kalimantan Barat, dengan cara ritual Adat Dayak, menggunakan
Tempayan, Sumpit dan Mandau,Selasa (25/07/2017) pagi.
Puluhan massa petani Plasma dan Koperasi Kebun
Sekucing Labai Mandiri Lestari yang melakukan aksi memportal perusahaan itu
menuntut agar pihak perusahaan segera membangun kebun plasma lebih kurang
seluas 400 hektar, sesuai dengan tahun tanam pada 2008 yang sampai saat ini
masih belum ada, sementara lahan inti perusahaan sudah tercapai.
Kemudian petani plasma minta kepada perusahaan agar lahan inti
milik perusahaan yang terletak di Afdeling 4 menjadi lahan petani plasma
sebagai ganti rugi plasma yang tidak di bangun oleh pihak perusahaan dari tahun
2008 itu.
Selain itu
massa juga minta agar perusahaan membubarkan para pengurus Koperasi Sekucing Labai
Mandiri Lestari (SLML) yang di Ketuai oleh Lepan, dengan alasan karena masa
bakti yang bersangkutan sudah selesai dan agar mengadakan rapat luar biasa
untuk pergantian pengurus baru.
Kemudian
dengan adanya portal yang dilakukan oleh puluhan massa yang menggunakan ritual
adat Dayak tersebut, maka massa minta agar selama tuntutan pihak petani plasma
belum terealisasi, operasional lahan inti di afdeling 4 perusahaan tersebut
dihentikan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Pada aksi
pemortalan yang dilakukan oleh puluhan massa itu juga nampak hadir Kurniadi
Asisten Humas yang mewakili perusahaan, serta Andel Mus selaku Kepala Desa
Sekucing Labai, mandor dan juga sejumlah asisten kebun lainnya.
Selama aksi
pemortalan oleh puluhan massa pagi itu, berlangsung aman dan terkendali yang dikawal
ketat oleh anggota Polisi Sektor Kecamatan Simpang Hulu.***(Riawan/LKBK65).
Gambar: Aksi pemortalan oleh puluhan massa Petani Plasma dan Koperasi Kebun
Sekucing Labai Mandiri Lestari (SLML) terhadap akses jalan perusahaan
perkebunan sawit PT.Aditya Agroindo yang berada di Desa Sekucing Labai,
Kecamatan Simpang Hulu, Ketapang, Kalimantan Barat, dengan cara ritual Adat
Dayak, menggunakan Tempayan, Sumpit dan Mandau,Selasa (25/07/2017) pagi.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment