KETAPANG-Dewan
Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC-HNSI),Ketapang,
Kalimantan Barat,melalui Sekretarisnya,Evi Zulkifli,menyayangkan ada nya temuan
pihaknya terhadap pemberian asuransi keselamatan nelayan dari Kementrian
Kelautan dan Perikanan RI,yang disampaikan oleh Dinas
Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ketapang,belum lama ini.
Ia mengatakan,ditemukan pemilik asuransi yang
disalurkan oleh DKPP Ketapang salah sasaran tersebut sebanyak dua orang warga yang
ada di Kecamatan Delta Pawan.
"Mengenai pekerjaan mereka itu adalah, yang satunya supir
dan yang satunya lagi berprofesi sebagai buruh. Kita sudah survey dilapangan
terhadap profesi kedua orang ini",tegas Evi Zulkifli,kepada Portal LKBK65,Rabu,(07/07/2017).
Atas terjadinya hal tersebut,ia menuding bahwa pihak
DKPP Ketapang diduga telah melakukan manipulasi data nelayan di Kecamatan itu.
"Hal inikan sudah jelas-jelas merugikan keuangan
negara.Sementara banyak nelayan yang masih aktif sangat berharap menerima
bantuan asuransi keselamatan tersebut",ucapnya.
Ia menambahkan, terhadap adanya pemalsuan data dan
tidak tepat sasaran penyaluran asuransi keselamatan nelayan yang telah
dibagikan pihak DKPP Kabupaten Ketapang, Evi Zulkifli berharap,agar pihak
penegak hukum dapat mengambil tindakan tegas.
Sementara itu,dibagian lain satu diantara nelayan yang
masih aktif melaut di Desa Suka Bangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan,Ketapang,bernama
Pabila, mengungkapkan kekecewaannya, bahwa
walau ia masih nelayan aktif, dirinya tidak pernah merasakan mendapat
bantuan seperti asuransi nelayan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI,yang
dibagikan melalui DKPP Ketapang.
"Saya yang sudah jelas-jelas nelayan tapi tidak
mendapatkan asuransinya,anehnya yang bukan nelayan mendapat pelayanan asuransi
nelayan dari pemerintah,enak benar jadinya",ketus Pabila.***(Agus Hariyansyah/LKBK65).
Gambar
: Dua kartu kepemilikan Asuransi Keselamatan Nelayan
untuk Kecamatan Delta Pawan,dari bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI,
yang dibagikan DKPP Ketapang belum lama ini diduga tidak tepat sasaran.***(Foto: LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______


Post a Comment