JAKARTA-Wakapolri Komjen Pol Syafruddin
membenarkan bahwa ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur adalah bom.
“Ya benar bahwa ledakan di kampung Melayu adalah bom.” ujar Syafruddin,Rabu
(24/5/2017) malam.
Wakapolri
mengatakan, salah satu pelaku tewas bunuh diri. Sampai saat ini masih
menyelidiki. “Kami masih menyelidiki identitas pelaku,” ujar Syafruddin
didampingi Kabagmitra Humas Polri Kombes Pol. Awi Setyono.
Wakapolri
mengemukakan, akibat ledakan bom bunuh diri itu mengakibatkan salah satu
anggota polisi atas nama Bripda Taufan meninggal dunia, dan empat anggota
lainnya di larikan ke rumah sakit.
“Satu
anggota polisi atas nama Bripda Taufan meninggal dunia. Para anggota itu
di Terminal Kampung Melayu sedang mengamankan pawai,”ujar Wakapori.
Ledakan bom
itu terjadi dua kali. Sampai saat ini Tim Penjinak Bom masih melakukan
penyelidikan atas ledakan bom tersebut.
Seperti
diketahui, warga kocar-kacir mendengar ledakan di kawasan Terminal
Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam. Salah seorang
warga bernama Jonggi mengatakan ledakan tersebut terdengar sekitar pukul 20.58,
dan Pukul 21.10.
Diduga
ledakan bom itu daya eksplosif tinggi, dan mengakibatkan tiga orang anggota
kepolisia, diantaranya Bripda Taufan Al Agung, Bribda Yogi, dan Bripda Ferry.
Sementara dari warga masyarakat Agung salah seorang sopir, dan Jihan salah
seorang mahasiswa. Para korban dilarikan ke RS Budi Asih, RS Primer Mitra
Internasional dan RS Hermina.***(Rilis
Group IWO/Ralian/pitunews.com/LKBK65).
Gambar: Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment