KETAPANG-Kepala Dusun
II,di Rt.08 Desa Sai.Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan,Ketapang,Kalimantan
Barat, Hermanto (43),mengeluh terkait kondisi jalan pertanian yang ada di Rt.02
desa setempat hancur karena setiap hari para karyawan perusahaan PT.BSM
menggunakan sepeda motor sering berlalu lalang melewati jalan itu.
Menurut
Hermanto,sebelumnya jalan pertanian itu yang dibangun dengan menggunakan dana
APBD Ketapang sekitar 10 tahun silam itu untuk mempermudah masyarakat sekitar
pulang pergi ke area persawahaan meraka.
"Namun
setelah masuknya perusahaan PT.BSM dan sudah beroperasi.Kini jalan tersebut
jadi hancur,apalagi disaat musim penghujan",kata Hermanto kepada Portal
LKBK65,di Ketapang,Sabtu,(15/05/2017) siang.
Seharusnya
tambah Hermanto,perusahaan menyiapkan jalan sendiri untuk para karyawannya. Bukan
jalan yang sudah dibangun oleh pemerintah dipergunakan untuk kepentingan
perusahaan.
"Masa
perusahaan sebesar itu tidak mampu membikin jalan sendiri. Dalam hal ini
Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang harus mampu menanggulangi persoalan ini,dengan
menegur pihak perusahaan",tegasnya,sembari mengatakan,bahwa akibat
hancurnya jalan tersebut para petani terhambat pulang pergi ke persawahan mereka.***(Agus Hariyansyah/LKBK65).
Gambar : (1).Kondisi jalan medan pertanian yang hancur
akibat dilalui karyawan perusahaan PT.BSM di Rt.01 dan Rt.02, Desa Sai Awan
Kanan. (2).Hermanto
Kepala Dusun II,Sai Baru,Desa Sai.Awan Kanan.***(Foto:LKBK65).
_______
“MENGUTIP
SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_______



Post a Comment