KETAPANG-Musda IX Partai Golkar
Ketapang,Kalimantan Barat, dipastikan Jumat (19/05/2017) siang ini akan segera
dilaksanakan di Borneo Emerald Hotel Ketapang, dan hasil pantauan Portal LKBK65
di tempat penyelenggaraan Musda panitiapun terlihat semakin mempersiapkan acara
pembukaan gawe besar itu yang akan dihadiri juga oleh Bupati Ketapang Martin
Rantan,SH.
Seperti dikutip
dari Wikipedia Indonesia bahwa Partai Golongan Karya (Partai Golkar), sebelumnya bernama Golongan Karya (Golkar) dan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar), adalah sebuah partai politik di Indonesia. Partai Golkar bermula dengan berdirinya Sekber
Golkar pada masa-masa akhir pemerintahan Presiden Soekarno, tepatnya 1964 oleh Angkatan Darat untuk menandingi
pengaruh Partai Komunis Indonesia
dalam kehidupan politik. Dalam perkembangannya, Sekber Golkar berubah wujud
menjadi Golongan Karya yang menjadi salah satu organisasi peserta Pemilu.

Dalam Pemilu 1971 (Pemilu pertama dalam
pemerintahan Orde Baru Presiden Soeharto), salah satu pesertanya adalah
Golongan Karya dan mereka tampil sebagai pemenang. Kemenangan ini diulangi pada
Pemilu-Pemilu pemerintahan Orde Baru lainnya, yaitu Pemilu 1977, 1982, 1987,
1992, dan 1997. Kejadian ini dapat dimungkinkan, karena pemerintahan Soeharto
membuat kebijakan-kebijakan yang sangat mendukung kemenangan Golkar, seperti peraturan monoloyalitas PNS,
dan sebagainya.
Setelah pemerintahan Soeharto selesai dan
reformasi bergulir, Golkar berubah wujud menjadi Partai Golkar, dan untuk
pertama kalinya mengikuti Pemilu tanpa ada bantuan kebijakan-kebijakan yang
berarti seperti sebelumnya pada masa pemerintahan Soeharto. Pada Pemilu 1999
yang diselenggarakan Presiden Habibie, perolehan suara Partai Golkar
turun menjadi peringkat kedua setelah PDI-P.
Ketidakpuasan terhadap pemerintahan Megawati Soekarnoputri
menjadi salah satu sebab para pemilih di Pemilu legislatif 2004 untuk kembali
memilih Partai Golkar, selain partai-partai lainnya seperti Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa,
dan lain-lain. Partai Golkar menjadi pemenang Pemilihan Umum (Pemilu)
Legislatif pada tahun 2004 dengan meraih 24.480.757 suara atau 21,58% dari
keseluruhan suara sah.
Kemenangan tersebut merupakan prestasi
tersendiri bagi Partai Golkar karena pada Pemilu Legislatif 1999, Partai
Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mendominasi perolehan suara. Dalam Pemilu
1999, Partai Golkar menduduki peringkat kedua dengan perolehan 23.741.758 suara
atau 22,44% dari suara sah. Sekilas Partai Golkar mendapat peningkatan 738.999
suara, tetapi dari prosentase turun sebanyak 0,86%.
Perolehan Suara
Golkar pada pemilu 1999 memperoleh suara 22% suara.
Ini merupakan kemerosotan yang jauh sekali daripada pemilu-pemilu sebelumnya.
Dalam pemilu 1997 Golkar (belum menjadi partai) memperoleh suara sebanyak
70,2%, sedangkan dalam pemilu-pemilu sebelumnya juga sekitar 60 sampai 70%.
Contohnya, dalam pemilu tahun 1987 Golkar dapat menguasai secara mutlak 299
kursi dalam DPR. Selama Orde Baru, DPR betul-betul dikuasai Golkar
dan militer.
Pencapaian Pada Pemilu Legislatif 2009
Partai Golkar mendapat 107 kursi (19,2%) di DPR hasil Pemilihan Umum Anggota DPR 2009,
setelah mendapat sebanyak 15.037.757 suara (14,5%). Perolehan suara dan kursi
menempatkannya pada posisi kedua dalam Pemilu ini.
Pencapaian Pada Pemilu
Legislatif 2014
Partai Golkar mendapat 91 kursi (16,3%) di
DPR hasil Pemilihan Umum
Anggota DPR 2014, setelah mendapat sebanyak 18.432.312 (14,75%).
Perolehan suara dan kursi menempatkannya pada posisi kedua dalam Pemilu ini.
Untuk ke depan semoga Partai Golkar bisa
mengembalikan kejayaannya dan tetap solid.***(Halim Anwar/Wikipedia Indonesia/LKBK65).
Gambar: Suasana di tempat
Musda IX Partai Golkar Ketapang,Jumat (19/05/2017) siang.***(Foto: Agus Hariyansyah).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment