KETAPANG-Bupati Ketapang,Kalimantan Barat,Martin Rantan.SH,dalam
sambutannya pada Musda ke IX Partai Golkar Ketapang di Borneo Emerald Hotel
Ketapang,Jum'at,(19/05/2017) sore, mengatakan bahwa dirinya yang mewakili Pemerintah
Kabupaten Ketapang menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara
Musda tersebut.
Dikatakan
Bupati,kehadiran Partai Politik lainnya diacara Musda Golkar ke-IX menandakan
bahwa kerja sama antar Partai Politik di Kabupaten Ketapang ini dapat berjalan
secara harmonis dan baik.
"Sebagaimana
Triaspolitika Indonesia,dimana ada Legislatif dan Eksekutif serta Yudikatif. Saya
menarik sebuah kesimpulan pada pertemuan ini adanya hubungan baik antara
Legislatif",imbuhnya.
Kata Martin,
bahwa Pemerintah Daerah itu terdiri dari Bupati dan DPRD.Oleh sebab itu Ia
menyampaikan kepada seluruh kader Partai Golkar walau diwaktu yang lalu dirinya
sebagai Bupati dan Wakilnya Drs.Suprapto tampil di Pilkada mencalonkan diri
dari jalur independen,akan tetapi ketika sudah terlantik sebagai Bupati dan
Wakil Bupati pihaknya masih selalu On The Spot untuk datang ke fraksi-fraksi
yang ada di DPRD Ketapang. "Karena
pemerintahan yang kuat apabila Bupati dan DPRD kompak",tuturnya.
Menurut
mantan Legislator di DPRD Ketapang dan DPRD Propinsi Kalbar tersebut, bahwa
saat ini dirinya telah menugaskan Bagian Pemerintahan untuk mengkaji di Kabupaten
Ketapang ini tidak lagi menjadi 6 (enam) Daerah Pemilihan (Dapil) tetapi akan
menjadi 8 (delapan) Dapil.
"Kalau
menjadi delapan Dapil yang mana bergabung,yang mana berpecah.Itu belum bisa
disampikan disini,karena baru dalam tahap pengkajian,mudah-mudahan hasilnya
tidak terlalu lama sehingga bisa disampaikan ke KPU dan Publik",tutur
Bupati.
Ia,menerangkan,
bahwa Partai Politik fungsinya dalam mengutus kadernya untuk duduk atau
dicalonkan menjadi anggota DPR di Provinsi dan Kabupaten/ Kota,tentunya
harus sepakat bukan untuk mencari kepentingan pribadi,alangkah lebih baiknya
berpartai untuk mencapai tujuan bisa membawa khususnya Kabupaten Ketapang
menjadi daerah yang maju hingga masyarakatnya kelak menjadi sejahtera.
Pada
kesempatan itu pula,Martin meminta agar bisa menciptakan iklim yang kondusif
untuk didaerah Ketapang hingga tercipta rasa aman dan rasa damai.Hingga
pemerintah bisa membangun dengan tidak terjadi kendala apa pun.
"Apabila
daerah ini menjadi daerah yang tidak aman dan kondusif tentunya pemerintah
untuk membangunpun akan susah,dan biaya pemulihan sebuah daerah yang tidak aman
itu sangatlah mahal",ungkapnya.
Martin
mengatakan,jika nanti dirinya terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar
Ketapang.dari hasil keputusan Musda,Ia yang juga merupakan sebagai salah satu
Kader Golkar siap menerimannya.
"Kalau
memang sudah bulat suaranya,tidak ada lonjong-lonjong atau segi-segi
lagi.Sebagai kader saya siaplah",tutur,Martin,seraya mengatakan,kepemimpinan
itu merupakan kolektif koledial tentunya urusan itu tidak dapat dibebankan
kesatu orang yaitu Ketua.Tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh kader dan
seluruh pengurus Golkar dari tingkat Kabupaten,Kecamatan sampai ke tingkat desa.
Dalam
kesempatan itu pula, Martin menyampaikan kepada seluruh Kader Golkar, bahwa Pemerintah
Daerah telah meneruskan kembali pembangunan Jembatan Pawan Lima,dimana
menurutnya selama lima tahun belakangan dalam pembangunannya tidak diteruskan.
"Dan
baru ditahun 2016 yang lalu kita anggarkan kembali Jembatan Pawan Lima dan
ditahun 2017 ini kita anggarkan kembali, supaya Jembatan Pawan Lima ini
selesai",tegasnya.
Selanjutnya,Ia
juga menyampaikan,bahwa untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang
ini,Eksekutif akan mengusulkan beberapa kegiatan Multi Year diprogram tahun
2018,2019 dan 2020 yaitu,penyelesaian jalan Pelang Batu Tajam yang bertujuan
untuk menghubungkan daerah perkotaan dan pedesaan dan menyelesaikan ruas jalan
Sai Awan -Tanjung Pura -Tanah Merah.
"Sebab
saudara-saudara kita yang ada di Sungai Pawan,ketika musim panas tidak bisa
melewati air, harus bisa ada alternatif jalan darat. Oleh sebab itu ruas jalan
tersebut kita akan bangun dengan Multi Year",tuturnya.
Lebih lanjut
dikatakannya,dengan Multi Year akan dibangun atau dilakukan perluasan jalan
Kota Ketapang, dimana perluasan jalan itu di Kecamatan Delta Pawan dan
Kecamatan Benua Kayong.
"Tidak
menutup kemungkinan dengan perkembangan politik nantinya,tidak Kabupaten
Ketapang ini menjadi provinsi baru.Nah kalau ada provinsi baru mesti ada kota
nya.Itu tadi kotanya Delta Pawan dan Benua Kayong", pungkas Martin,
sembari mengatakan bahwa pihaknya juga akn membangun drenase di kedua kecamatan
itu sebagai satu kesatuan hidrologi serta membangun gedung kantor baru sehingga
suatu saat menjadi ibu kota provinsi baru, Kabupaten ketapang ini infrastruktur
dan suprastrukturnya menjadi lebih siap.***(Halim/Agus/Bagus/LKBK65).
Gambar: Bupati Martin Rantan saat berada di acara pembukaan
Musda IX Partai Golkar Ketapang,Jumat (19/05/2017) sore.***(Foto: LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______








Post a Comment