SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , , » Bupati Ketapang Martin Rantan :”Pemerintahan yang kuat apabila Bupati dan DPRD kompak”

Bupati Ketapang Martin Rantan :”Pemerintahan yang kuat apabila Bupati dan DPRD kompak”

Written By lkbk on Saturday, May 20, 2017 | 2:14 AM

KETAPANG-Bupati Ketapang,Kalimantan Barat,Martin Rantan.SH,dalam sambutannya pada Musda ke IX Partai Golkar Ketapang di Borneo Emerald Hotel Ketapang,Jum'at,(19/05/2017) sore, mengatakan bahwa dirinya yang mewakili Pemerintah Kabupaten Ketapang menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara Musda tersebut.

Dikatakan Bupati,kehadiran Partai Politik ‎lainnya diacara Musda Golkar ke-IX menandakan bahwa kerja sama antar Partai Politik di Kabupaten Ketapang ini dapat berjalan secara harmonis dan baik.

"‎Sebagaimana Triaspolitika ‎Indonesia,dimana ada Legislatif dan Eksekutif serta Yudikatif. Saya menarik sebuah kesimpulan pada pertemuan ini adanya hubungan baik antara Legislatif",imbuhnya.

Kata Martin, bahwa Pemerintah Daerah itu terdiri dari Bupati dan DPRD.Oleh sebab itu Ia menyampaikan kepada seluruh kader Partai Golkar walau diwaktu yang lalu dirinya sebagai Bupati dan Wakilnya Drs.Suprapto tampil di Pilkada mencalonkan diri dari jalur independen,akan tetapi ketika sudah terlantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati pihaknya masih selalu On The Spot untuk datang ke fraksi-fraksi yang ada di DPRD Ketapang. "Karena pemerintahan yang kuat apabila Bupati dan DPRD kompak",tuturnya.

Menurut mantan Legislator di DPRD Ketapang ‎dan DPRD Propinsi Kalbar tersebut, bahwa saat ini dirinya telah menugaskan Bagian Pemerintahan untuk mengkaji di Kabupaten Ketapang ini tidak lagi menjadi 6 (enam) Daerah Pemilihan (Dapil) tetapi akan menjadi 8 (delapan) Dapil.

"Kalau menjadi delapan Dapil yang mana bergabung,yang mana berpecah.Itu belum bisa disampikan disini,karena baru dalam tahap pengkajian,mudah-mudahan hasilnya tidak terlalu lama sehingga bisa disampaikan ke KPU dan Publik",tutur Bupati.

Ia,menerangkan, bahwa Partai Politik fungsinya dalam mengutus kadernya untuk duduk atau dicalonkan menjadi anggota DPR  di Provinsi dan Kabupaten/ Kota,tentunya harus sepakat bukan untuk mencari kepentingan pribadi,alangkah lebih baiknya berpartai untuk mencapai tujuan bisa membawa khususnya Kabupaten Ketapang menjadi daerah yang maju hingga masyarakatnya kelak menjadi sejahtera.

Pada kesempatan itu pula,Martin meminta agar ‎bisa menciptakan iklim yang kondusif untuk didaerah Ketapang hingga tercipta rasa aman dan rasa damai.Hingga pemerintah bisa membangun dengan tidak terjadi kendala apa pun. 

"Apabila daerah ini menjadi daerah yang tidak aman dan kondusif tentunya pemerintah untuk membangunpun akan susah,dan biaya pemulihan sebuah daerah yang tidak aman itu sangatlah mahal",ungkapnya.

Martin mengatakan,jika nanti dirinya terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Ketapang.dari hasil keputusan Musda,Ia yang juga merupakan sebagai salah satu Kader Golkar siap menerimannya.

"Kalau memang sudah bulat suaranya,tidak ada lonjong-lonjong atau segi-segi lagi.Sebagai kader saya siaplah",tutur,Martin,seraya mengatakan,kepemimpinan itu merupakan kolektif koledial tentunya urusan itu tidak dapat dibebankan kesatu orang yaitu Ketua.Tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh kader dan seluruh pengurus Golkar dari tingkat Kabupaten,Kecamatan sampai ke tingkat desa.

Dalam kesempatan itu pula, Martin menyampaikan kepada seluruh Kader Golkar, bahwa Pemerintah Daerah telah meneruskan kembali pembangunan Jembatan Pawan Lima,dimana menurutnya selama lima tahun belakangan dalam pembangunannya tidak diteruskan.

"Dan baru ditahun 2016 yang lalu kita anggarkan kembali Jembatan Pawan Lima dan ditahun 2017 ini kita anggarkan kembali, supaya Jembatan Pawan Lima ini selesai",tegasnya.

Selanjutnya,Ia juga menyampaikan,bahwa untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang ini,Eksekutif akan mengusulkan beberapa kegiatan Multi Year diprogram tahun 2018,2019 dan 2020 ‎yaitu,penyelesaian jalan Pelang Batu Tajam yang bertujuan untuk menghubungkan daerah perkotaan dan pedesaan dan menyelesaikan ruas jalan Sai Awan -Tanjung Pura -Tanah Merah.

"Sebab saudara-saudara kita yang ada di Sungai Pawan,ketika musim panas tidak bisa melewati air, harus bisa ada alternatif jalan darat. Oleh sebab itu ruas jalan tersebut kita akan bangun dengan Multi Year",tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya,dengan Multi Year akan dibangun atau dilakukan perluasan jalan Kota Ketapang, dimana perluasan jalan itu di Kecamatan Delta Pawan dan Kecamatan Benua Kayong.

"Tidak menutup kemungkinan dengan perkembangan politik nantinya,tidak Kabupaten Ketapang ini menjadi provinsi baru.Nah kalau ada provinsi baru mesti ada kota nya.Itu tadi kotanya Delta Pawan dan Benua Kayong", pungkas Martin, sembari mengatakan bahwa pihaknya juga akn membangun drenase di kedua kecamatan itu sebagai satu kesatuan hidrologi serta membangun gedung kantor baru sehingga suatu saat menjadi ibu kota provinsi baru, Kabupaten ketapang ini infrastruktur dan suprastrukturnya menjadi lebih siap.***(Halim/Agus/Bagus/LKBK65).

Gambar: Bupati Martin Rantan saat berada di acara pembukaan Musda IX Partai Golkar Ketapang,Jumat (19/05/2017) sore.***(Foto: LKBK65).

_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment