MALANG-YB Dato’
Sri Ahmad Shabery Cheek, Menteri Pertanian dan Industri berbasis
Pertanian Malaysia dan jajarannya mengunjungi peternakan sapi perah Greenfields
di Gunung Kawi, Jawa Timur untuk mempelajari sistem manajemen peternakan sapi
perah terintegrasi yang diterapkan oleh Greenfields.
"Sebagai
perusahaan asal Indonesia, kami sangat senang dapat menjadi tuan rumah dan
berbagi pengalaman kami di bidang peternakan sapi perah dengan para sahabat
dari negara tetangga. Dengan 8.000 sapi dan produksi susu sebanyak 42 juta liter
per tahun, Greenfields merupakan peternakan sapi perah terintegrasi yang
terbesar di Indonesia. Teknologi dan sistem manajemen terintegrasi yang kami
miliki memungkinkan kami memperluas bisnis ke Asia Tenggara dan
sekitarnya," ungkap Heru, Head of Dairy Farm of Greenfields.
Menteri
Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek juga didampingi oleh Dato' Mohd Sallehhuddin
Hassan (Wakil Sekretaris Jenderal (Kebijakan) dari Kementerian Pertanian dan
Industri berbasis Pertanian Malaysia), dan Dato’ Dr. Quaza Nizamuddin Hassan
Nizam (Wakil Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Hewan Malaysia).
"Greenfields
adalah pelopor dan pemimpin dalam peternakan skala besar di Indonesia. Setelah
beroperasi selama hampir dua dekade, perusahaan ini memiliki pengetahuan yang
kuat untuk memperluas bisnis mereka di luar Indonesia, termasuk ke Cina. Kami
di sini untuk mempelajari beberapa praktik terbaik dalam aspek peternakan sapi
perah, serta untuk melihat kemungkinan Greenfields berinvestasi di Malaysia”,
komentar Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek, Menteri Pertanian Malaysia.
Selama
kunjungan tersebut, jajaran Kementerian Pertanian Malaysia melihat seluruh
proses produksi susu, mulai dari pembibitan sapi perah unggul, proses pemerahan
otomatis tanpa sentuhan tangan, pasteurisasi, serta proses pengemasan otomatis.
Peternakan sapi perah Greenfields menerapkan standar internasional yang setara
dengan - atau bahkan melebihi - standar peternakan sapi perah di negara-negara
maju.
Jajaran
Kementerian Pertanian Malaysia mengagumi peternakan sapi perah terintegrasi
Greenfields yang dilengkapi dengan pemerahan otomatis serta peralatan
pengolahan susu. Sistem ini mampu menjamin produk susu higienis dan berkualitas
tinggi yang bisa langsung distribusikan dari fasilitas pengolahan susu.
"Di
Greenfields, kami terus-menerus menerapkan kontrol yang sangat ketat untuk
memastikan kualitas susu kami. Semua susu putih kami bebas dari zat aditif,
pengawet, antibiotik, serta hormon. Kunjungan Pemerintah Malaysia ke peternakan
kami merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kami berharap Indonesia bisa menjadi
model bagi negara-negara lain,” tambah Heru.
Tentang
Greenfields
PT
Greenfields Indonesia memproduksi susu segar berkualitas tinggi, higienis, dan
kaya akan nutrisi dari 8.000 sapi Holstein yang berasal dari Australia dan
kemudian dibesarkan di peternakan yang terletak di dataran tinggi Malang, Jawa
Timur, Indonesia. Dengan menggunakan teknologi canggih, susu diproses melalui
pasteurisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Indonesia. Fokus utama PT
Greenfields Indonesia adalah untuk menghasilkan susu cair segar dengan kualitas
terbaik, dengan bahan-bahan nutrisi alami tanpa fortifikasi apapun sehingga
kandungan nutrisinya mirip dengan susu segar murni. Dari peternakan dan pabrik
pengolahan yang didirikan pada tahun 1997 dan terletak di daerah berangin pada
1.200 meter di atas permukaan laut dengan suhu 15-22oC, peternakan
Greenfields memproduksi sekitar 42 juta liter susu segar murni setiap tahun,
atau rata-rata 30 liter susu per sapi per hari. Susu segar murni yang kaya akan
nutrisi dari peternakan sapi perah dan fasilitas manufaktur PT Greenfields
Indonesia di Malang ini juga dipasarkan di Hong Kong, Singapura, Malaysia,
Filipina, Myanmar dan Kamboja. Kunjungi www.greenfieldsmilk.com
untuk informasi lebih lanjut mengenai susu yang sehat dari sapi yang diternakan
di Indonesia.***(SP/LKBK65).
GAMBAR: Menteri Pertanian dan Industri Berbasis Agro
Malaysia, YB Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek (sebelah kanan) mengunjungi
Peternakan Sapi Perah Greenfields di Gunung Kawi didampingi oleh Rachmat
Indrajaja (Head of External Relations PT Japfa Comfeed Indonesia), Safuan K.
Suwondo (Indonesia Country Head of Santosa Agrindo), drh. Heru Prabowo (Head of
Farm Greenfields), Dr. Quaza Nizamuddin Hassan Nizam (Wakil Direktur Jenderal
Departemen Kesehatan Hewan Malaysia), dan Jan Vistisen (Head of Marketing
Greenfields).***(Ist).
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___
___

Post a Comment