JAKARTA-Markas Besar (Mabes) TNI mengadakan acara
Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Unit Organisasi (UO) Mabes
TNI Tahun Anggaran 2017 yang disaksikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya
TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. didampingi Irjen TNI Letjen TNI Setyo
Sularso, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis
(23/2/2017).
Kasum TNI menegaskan bahwa, Presiden RI telah menginstruksikan
kepada seluruh Kementerian dan Lembaga termasuk TNI, untuk meningkatkan
kinerjanya serta menekankan agar pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Untuk mencapai kinerja
yang efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran, maka diperlukan langkah nyata termasuk percepatan proses pengadaan
barang dan jasa di lingkungan TNI,” katanya.
Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, penandatanganan kontrak secara
kolektif ini, merupakan tindak lanjut dari instruksi Panglima TNI Jenderal TNI
Gatot Nurmantyo tentang perintah melaksanakan percepatan pelaksanaan program
dan anggaran TA. 2017. Kebijakan tersebut terkait dengan proses pengadaan
barang dan jasa sebagai realisasi dari Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA)
yang telah diterbitkan oleh pemerintah.
Kasum TNI juga menyampaikan bahwa, penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa secara kolektif antara para pejabat pembuat komitmen Satker
jajaran TNI dengan mitra penyedia barang dan jasa merupakan wujud nyata dalam mendukung
kebijakan pemerintah. “Kontrak
yang ditandatangani tersebut sudah melalui proses lelang sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 70 Tahun
2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut Kasum TNI menyatakan bahwa, pelaksanaan penandatanganan
kontrak UO Mabes TNI sejumlah 92 kontrak dengan nilai Rp. 1.410.354.303.300,-. Sedangkan
penandatanganan kontrak di masing-masing Angkatan sudah dilaksanakan yaitu :
TNI AD sejumlah 163 kontrak dengan nilai Rp. 1.676.542.357.576,-, TNI AL
sejumlah 215 kontrak dengan nilai Rp. 2.226.691.420.850,- dan TNI AU sejumlah 233
kontrak dengan nilai Rp 1.737.158.028.121,-.
“Setelah ditandatanganinya kontrak pengadaan barang dan jasa UO Mabes
TNI dan Angkatan dengan nilai total Rp 7.050.746.109.847,- maka diharapkan akan mempercepat daya
serap anggaran TNI tahun 2017 dan dapat menghindari terjadinya lintas tahun,”
tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Kasum TNI juga menyampaikan bahwa,
penandatanganan kontrak ini diharapkan dapat berlangsung secara konsisten,
sehingga dari waktu ke waktu daya serap anggaran TNI dapat meningkat secara
signifikan dan mencapai sasaran pembangunan yang telah direncanakan. “Kita
harus konsisten mengikuti kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan proses
pengadaan barang dan jasa dengan pendampingan,” pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Irjen TNI Letjen TNI Setyo
Sularso, Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Aslog Panglima TNI
Marsda TNI Nugroho Prang Sumadi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar
Hutagaol, Wadanjen Akademi TNI Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto, Danpom TNI
Mayjen TNI Dodik Widjanarko, Wakapuspen TNI Laksma TNI Abdul Rasyid K.,
dan beberapa Kabalakpus TNI.***(SP/LKBK65).
Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal
LKBK65.
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___
___

Post a Comment