JAKARTA - Sebagai ayah, pemimpin, dan kakak,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan dua pesan dan harapan kepada para
anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pertama, anggota
Paskibraka adalah duta persatuan dalam kemajemukan.
"Kalian datang dari berbagai daerah, kalian juga mewakili keragaman dan
kemajemukan Indonesia," kata Presiden SBY saat Pengukuhan Paskibraka 2014
di Istana Negara, Kamis (14/8) siang.
Indonesia memang memiliki banyak etnis, suku bangsa, agama, bahasa, budaya
lokal, dan kedaerahan yang berbeda-beda. Tetapi perbedaan itu tidak diniatkan
dan dikodratkan untuk membawa perpecahan, justru para pendahulu telah memiliki
semboyan yang luar biasa dalam Bhinneka Tunggal Ika.
"Kalian semua dan seluruh bangsa Indonesia ibaratnya adalaha berjuta ragam
tetapi satu jiwa. Jiwa ke-Indonesiaan. Oleh karena itu mulai hari ini kalian
harus menjadi duta kerukunan dalam kemajemukan, persatuan dalam
kemajemukan," Presiden berpesan.
Menurut SBY, pelatihan yang didapat para anggota Paskibraka akan menjadi
pengalaman yang sangat berharga dalam kehidupan persatuan, persaudaraan,
kerukunan, dan kedamaian. Anggota Paskibraka ini terdiri dari 68 putra-putri
dari seluruh provinsi di Indonesia.
Pesan dan harapan Presiden SBY yang kedua adalah mengenai cita-cita. Sebagai
orang tua dan kakak yang mendengar anak-anak muda, SBY mengingatkan agar mereka
punya cita-cita yang besar kendati tidak mudah untuk mewujudkannya.
"Namun, pengalaman menunjukan tidak ada jalan yang mudah, atau jalan yang
lunak untuk mencapai cita-cita yang besar," kata SBY.
Memiliki cita-cita yang besar, maka akan punya idealisme yang besar pula.
Setelah itu yang dapat dilakukan adalah memperjuangkan idealisme tersebut.
"Orang yang sukses mencapai cita-citantya harus banyak pengorbanan, waktu,
tenaga, dan perasaan," SBY mengingatkan.***(fbw)
Gambar : doc.detik.com
Gambar : doc.detik.com

Post a Comment