JAKARTA - Di sebuah video, seorang WNI
berinisial B mengajak bergabung dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria
(ISIS). Polisi menyebut B sebagai pemain lama dalam jaringan terorisme di
Indonesia. Bahkan, B dituding ikut berperan dalam jaringan tempat pelatihan di
Janto, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
"Sepertinya iya. Sepertinya pernah terkait kegiatan atau aktivitas
pelatihan itu (di Janto). Karena pernah direkrut oleh orang-orang yang
kebetulan saat ini jadi tersangka dan dalam proses penyidikan," kata Karo
Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Gedung Humas
Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/8).
Dari penelusuran polisi, B orang yang sudah menjadi buronan sejak lama untuk
ditangkap. Namun, kata Boy, pergerakan B sulit untuk dilacak keberadaannya.
"Inisial B, orang lama, belum tertangkap banyak yang masih buron. Buron
itu banyak kakinya, dia bergerak kesana kemari," ucapnya.
Sebelumnya, sekelompok warga Indonesia muncul dalam sebuah video perekrutan
dirilis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mendesak agar umat
Islam di Indonesia bergabung dengan perjuangan kelompok itu.
Video berdurasi delapan menit itu, yang diunggah di dunia maya oleh ISIS dengan
judul 'Bergabung dalam Barisan', menyerukan ini merupakan kewajiban bagi umat Islam
untuk bergabung dan menyatakan setia kepada kelompok itu, seperti dilansir
situs ABC Online, Selasa (29/7).
Video itu memperlihatkan seorang pria Indonesia bernama Abu Muhammad
al-Indonesi tengah memberikan pesan dengan emosional. Dia mengajak seluruh Umat
Muslim di Indonesia untuk bergabung dengan ISIS.***(merdeka.com)

Post a Comment