Pada Pemilu 2014, sedikitnya terdapat 6.608 calon anggota legislatif
yang percaya diri untuk maju memperebutkan 560 kursi di DPR RI. Beberapa
nama kondang ikut bertarung dalam pesta demokrasi itu. Ada yang berasal
dari kalangan selebritis, pengusaha, dan mantan pejabat negara. Tentu
tak semua berhasil.
Merujuk hasil hitung cepat yang
dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), beberapa
petinggi partai dan selebritis diperkirakan harus mengurungkan niatnya
duduk di kursi empuk DPR. Ditambah dengan data dari hasil pleno KPU di
daerah, berikut ini daftar sejumlah nama beken yang kemungkinan lolos
dan gagal.
PDI Perjuangan
Untuk PDI Perjuangan
yang menjadi pemenang dalam pemilu legislatif kali ini, Eva Kusuma
Sundari yang kemungkinan tidak lolos. Perolehan suaranya tak sesuai
target. Eva hanya mendapatkan 43 ribu suara dan berada di posisi keempat
terbanyak dari PDIP. Sedangkan, PDIP sendiri diprediksi hanya akan
mendapatkan 3 kursi di dapil Jawa Timur VI. Selain Eva, ada mantan
aktris era 80-an, Yessy Gusman, diprediksi gagal melaju ke Senayan.
Sejauh ini, Yessy baru mengantongi 18 ribu suara.
Sedangkan
daftar yang lolos, di antaranya ada nama Puan Maharani. Putri Megawati
Soekarnoputri ini diperkirakan bakal menjadi Ketua DPR. Selain itu,
Sekjen Cahyo Kumolo, Pramono Anung, serta Arif Budimanta, Effendy
Simbolon, Rieke Dyah Pitaloka yang menjadi petahana juga dikabarkan
kembali ke Senayan. Selain itu, masih ada presenter Nico Siahaan dan
tokoh Islam Jalaluddin Rakhmat.
Partai Golkar
Dari
Partai Golkar, nasib tragis mungkin bakal dialami Priyo Budi Santoso,
yang saat ini menjadi Wakil ketua DPR. Dari 10 kursi yang diperebutkan
di Jawa Timur I, Golkar diperkirakan hanya dapat satu kursi. Wakil Ketua
MPR Hajriyanto Thohari juga kemungkinan akan menemani Priyo. Nama beken
lain yang tidak lolos adalah Nurul Arifin dan Charles Bonar Sirait.
Chairunnisa, yang saat ini mendekam di tahanan Komisi Pemberantasan
Korupsi termasuk dalam daftar tersebut.
Sedangkan,
beberapa caleg yang merupakan muka lama diperkirakan akan kembali duduk
di Senayan. Seperti, Airlangga Hartono, Harry Azhar Aziz, Bambang
Soesatyo, Agus Gumiwang, Misbakhun, Setya Novanto, Azis Syamsudin, dan
mantan istri Prabowo Subianto, Titiek Soeharto.
Partai Gerindra
Dari
Gerindra, mungkin paling tragis. Di tengah melambungnya suara Partai
Gerindra dalam pemilu 2014, sang Ketua Umum Partai, Suhardi, justru
tidak dapat kursi di DPR. Menemani sang ketua umum, Riefian Fajarsyah,
Bondan Winarno, dan Derry Drajat sepertinya juga akan menemui jalan
buntuk untuk sampai ke Senayan.
Sementara yang lolos
ada Wakil Ketua Umum Fadli Zon, Rachel Maryam, Jamal Mirdad, dan Moreno
Soeprapto. Selain itu, keponakan Prabowo Subianto, Aryo Djojohadikusumo,
nampaknya bisa sedikit bernapas lega karena berpeluang menjadi anggota
DPR RI.
Partai Demokrat
Menurunnya suara Demokrat
dalam pemilu 2014 diperkirakan akan berdampak tumbangnya beberapa caleg
populer yang tengah merintis jalan ke parlemen. Bahkan, dikabarkan
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie, gagal
mempertahankan posisinya sebagai Ketua DPR di Senayan. Partainya tidak
dapat kursi di daerah pemilihan DKI Jakarta III. Wakil Sekjen Andi
Nurpati, pengacara Farhat Abbas, masuk dalam daftar bersama Marzuki.
Lebih
tragis adalah Roy Suryo, Menteri Pemuda dan Olah Raga. Sudah pasang
baliho ucapan selamat bisa kembali ke Senayan di Yogyakarta, caleg dari
Partai Demokrat ini justru terancam kandas. Dia merasa dicurangi. Nama
lain yang tidak lolos adalah Wakil Ketua Umum Max Sopacua, Sutan
Bathoegana, Ruhut Sitompul, Inggrid Kansil, Venna Melinda, Hayono Isman,
Nova Riyanti Yusuf, Ikhsan Modjo, dan Menteri Hukum dan HAM Amir
Syamsuddin.
Sementara yang kemungkinan lolos ke
Senayan, di antaranya Edhie Baskoro, putra Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono yang sebelumnya mengundurkan diri dari DPR. Selain itu, ada
Dede Yusuf, Herman Khaeron, Nurhayati Ali Assegaf, dan loyalis Anas
Urbaningrum, Saan Mustopa.
Partai Kebangkitan Bangsa
Model
Arzeti Bilbina yang mencoba peruntungannya di Dapil I Jawa Timur
kemungkinan juga kandas untuk berkarir sebagai politisi. Dia gagal
menjadi anggota DPR. Bersama dengannya, ada nama Sandy Nayoan, Ridho dan
Vicky Rhoma Irama. Sementara, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
sepertinya bakal lolos ke DPR. Menemani Cak Imin, ada nama Tommy
Kurniawan dan KH Maman Imanulhaq.
Partai Keadilan Sejahtera
Entah
karena terlalu sibuk menjalani tugas sebagai menteri sehingga
kekurangan waktu berkampanye atau karena ada alasan lain, Menteri
Pertanian Suswono diperkirakan gagal meraih suara maksimal untuk menjadi
anggota DPR. Sedangkan koleganya di PKS, Mahfudz Siddiq, Hidayat
Nurwahid, Fahri Hamzah, dan Surachman Hidayat nampaknya akan kembali
bekerja di parlemen.
Partai Amanat Nasional
Dari
partai ini, yang kemungkinan gagal berkarir di DPR di antaranya: Marissa
Haque, Ida Royani, Dwiki Darmawan, Hengky Kurniawan, Jeremy Thomas,
Didik J Rachbini, dan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Sementara,
daftar yang diperkirakan lolos: Anang Hermansyah, Dessi Ratnasari, Ikang
Fauzi, Lucky Hakim, Primus Yustisio, Eko Patrio, Yayuk Basuki, dan
Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.
Partai Nasional Demokrat
Artis
Jane Shalimar harus pasrah gagal jadi anggota DPR. Jane tidak sendiri,
kawan satu partai lainnya yang tidak lolos adalah Taufik Basari, dan
Efendi Choirie. Sementara, caleg yang punya peluang untuk lolos, di
antaranya ada nama Ricky Subagja, Akbar Faisal, dan Prananda Paloh.
Partai Persatuan Pembangunan
Untuk
PPP, pedangdut kontroversial Angel Lelga, mengalami nasib yang kurang
mujur. Dari penghitungan internal partai di dapil Jawa Tengah V, total
suara PPP tak mampu untuk dapat satu kursi sekalipun.
Dengan
begitu, semua caleg PPP di dapil tersebut gagal melenggang ke Senayan,
termasuk Angel Lelga. Menemani sang biduan, Lukman Hakim Saefudin dan
Ahmad Yani juga diyakini sulit mendapat jatah kursi di DPR. Pada sisi
lain, Ketua Fraksi PPP di DPR RI Hasrul Azwar dan Achmad Farial nampak
sumringah dengan perolehan sementara yang memprediksi dirinya lolos
menjadi anggota parlemen.
Partai Hanura
Setelah
cukup masif berkampanye melalui beragam stasiun televisi yang dimiliki
oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo,
perolehan suara partai besutan Wiranto itu sepertinya kurang begitu
menggembirakan. Berada di posisi ketiga paling bawah dari 12 partai
pemilu versi quick count tentunya berdampak pada gagalnya caleg Partai
Hanura ke Senayan. Mantan pendiri PKS, Yusuf Supendi dan mantan kader
PKB, Lily Wahid, diprediksi gagal menuju parlemen melalui Hanura. Selain
itu, ada nama David Chalik dan Andre Hehanusa.
Sementara,
petahana seperti Syarifudin Suding, Shaleh Husein, dan Nurdin
Tampubolon diyakini akan mampu mempertahankan kursinya di DPR RI sampai
tahun 2019 mendatang.
PKPI
Dari partai besutan
Sutiyoso, PKPI, seluruh calegnya kemungkinan tidak bisa menjadi anggota
DPR, mengingat perolehan suara partainya berada di bawah ambang batas
parlemen. Beberapa calegnya adalah pedangdut Camel Petir dan model
majalah dewasa Destiara Talita. Di luar itu, ada juga nama Mustafa Kamal
S. dan Berlian Rumapea yang tercatat sebagai caleg yang sudah
mengeluarkan dana kampanye lebih dari Rp1,5 miliar.
Partai Bulan Bintang
Senasib
dengan PKPI, partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini juga di prediksi
gagal mengirimkan anggotanya ke Senayan. Menurut hasil quick count, PBB
tidak memenuhi syarat parliamentary threshold 3,5 persen. Alhasil semua
calegnya tak bisa menjadi anggota DPR. Dari deretan yang tak lolos, ada
nama sang Ketua Umum MS Kaban berdampingan dengan caleg tajir Dasril
Hasibuan dan RM Djoko Budi Suharnowo. Kedua nama terakhir, sedikitnya
telah mengeluarkan dana kampanye masing-masing Rp1,69 miliar dan Rp1,13
miliar.
Meski hasil pemilu sudah samar-samar terlihat,
namun para caleg tersebut tentunya masih perlu menunggu pengumuman resmi
KPU tentang penetapan jumlah kursi dan calon terpilih pada 11-17 Mei
2014. Jika terbukti lolos, caleg tersebut akan diambil sumpah jabatan
sebagai wakil rakyat pada Oktober 2014 mendatang.
sumber : yahoo.
Kisah Caleg Sukses Menuju Senayan
Written By Unknown on Friday, April 25, 2014 | 8:46 PM
Share this post
:
Label:
Nasional

Post a Comment