MALUKU-Ekspedisi
NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara Tahun 2014 yang melibatkan 830 orang,
terdiri dari unsur TNI dan Polri, kalangan mahasiswa, para peneliti,
Kementerian/Lembaga serta masyarakat dan berlangsung mulai tanggal 6
Februari s.d. dengan 26 Juni 2014, sampai dengan bulan April minggu keempat
telah berhasil menemukan 382 Flora dan 341 Fauna baru.
Disamping itu, tim ekspedisi
juga berhasil menemukan Bidang Geologi: 65 temuan batuan pasir mengandung besi
dan sumber air panas; Bidang Potensi Bencana: 50 temuan tanah longsor dan
abrasi pantai; Bidang Kehutanan: 216 temuan hutan rusak dan illegal logging;
Bidang Sosbud: 125 temuan suku, adat istiadat, goa, tarian, legenda dan cerita
rakyat; Bidang Komsos: 109 kegiatan (fisik 51 kegiatan dan non fisik 58
kegiatan) dan Penjelajahan mencapai jarak 1.082 KM
Adapun kegiatan ekspedisi
meliputi penjelajahan, penelitian bidang kehutanan, flora dan fauna,
potensi bencana, sosial budaya dan komunikasi sosial. Ekspedisi dari tahun
ke tahun tidak ada perubahan dan kegiatannya di bagi tiga yakni penjelajahan,
penelitian dan komunikasi sosial (Komsos) penjelajahan di lakukan
TNI-Polri untuk mengetahui secara riil hutan rimba.
Tujuan dari ekspedisi kali ini
untuk membangun kepedulian, kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam
pembangunan nasional melalui program-program pelestarian lingkungan dan
kesehatan, serta penelitian geologi. Sedangkan sasarannya yang ingin dicapai
adalah terwujudnya jiwa persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa,
terdatanya potensi sumber daya alam dan terdatanya potensi daerah rawan bencana
dikenalinya medan juang pertahanan dan lain sebagainya.
Kegiatan ekspedisi ini dibagi
menjadi delapan (8) wilayah subkorwil meliputi, Subkorwil-1 Masohi di
Kabupaten Maluku Tengah, Subkorwil-2 Tual di Kabupaten Maluku Tenggara,
Subkorwil-3 Namlea di Kabupaten Buru, Subkorwil-4 Saumlaki di Kabupaten Maluku
Tenggara Barat, Subkorwil-5 Ternate di kota Ternate dan Kabupaten Halmahera
Barat, Subkorwil-6 Tidore di Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera
Tengah, Subkorwil-7 Tobelo di Kabupaten Morotai dan Subkorwil-8 Labuha di
Kabupaten Halmahera Selatan.
Eksepedisi NKRI 2014 Koridor
Maluku dan Maluku Utara yang keempat, berlangsung selama empat setengah bulan,
saat ini telah berjalan selama hampir 3 bulan dan mendapatkan
hasil yang positif seperti yang diharapkan. Ekspedisi sebelumnya
dilakukan di Bukit Barisan tahun 2011 di wilayah Sumatera, Ekspedisi
Khatulistiwa tahun 2012 di Kalimantan, dan Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi pada
tahun 2013.***(Puspen TNI/LKBK)

Post a Comment