JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
kembali mengajak semua pihak untuk mendukung siapapun yang terpilih menjadi
presiden. SBY juga mengajak untuk mempermudah kerja presiden mendatang demi
kebaikan bangsa.
"Saya tahu di ruangan ini banyak calon presiden, dan mungkin 50 persen
calon presiden lain ada di luar ruangan ini. Mari dukung presiden baru agar
beliau sukses, siapapun yang terpilih," ujar Presiden SBY dalam sambutan
pembukaan Musrenbangnas 2014 di Gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4) siang.
Kepada presiden terpilih nanti, SBY akan menyampaikan apa yang sudah dan belum
dicapai, termasuk Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2015 yang tengah digodok.
"Kalau ada yang ingin diubah, kita persilakan," kata SBY. Presiden
juga mengajak semua pihak untuk mempermudah kerja presiden yang akan datang.
"Mari kita dukung untuk kebaikan bangsa kita," Presiden menambahkan.
Indonesia, menurut Kepala Negara, dalam 5-10 tahun mendatang harus memiliki
sasaran besar. "Lebih bagus ada yang tidak dicapai daripada sasaran kita
terlalu kecil," SBY menjelaskan.
Sasaran-sasaran tersebut, antara lain, perekonomian yang terus tumbuh tinggi
yang bisa dicapai kalau negara dikelola dengan baik. Kesejahateraan rakyat juga
harus terus ditingkatkan, hukum ditegakkan, pemberantasan korupsi tanpa pandang
bulu, dan kondisi politik yang makin stabil, demokratis, matang dan
berkualitas.
"Saya beri catatan sebagai seseorang yang akan segera berakhir masa jabatannya.
Harapan saya, setelah pemilu yang demokratis, maka tingkatkan kualitasnya.
Kekurangan yang ada dan kecurangan seperti politik uang harus betul-betul
sirna," Presiden menegaskan.
Kepada TNI dan Polri, Presiden berharap semakin kuat agar keutuhan wilayah
dapat dijaga. Di era globalisasi ini, ujar SBY, siapa yang bisa mengatasi
dampak negatif dan memanfaatkan kondisi global, dialah yang akan menjadi
pemenang bukan pecundang. "Globalisiasi jangan dijadikan ancaman. Mari
dengan cerdas menghadapinya, jangan mengurung diri agar kita bisa menang,"
tutur SBY.
PR lainnya adalah soal korupsi. Meskipun sekarang sudah dilakukan upaya
pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, tapi tak bisa dipungkiri bahwa
korupsi masih kerap terjadi. "Ini PR utama di tahun mendatang. Good
governance harus terus ditingkatkan," kata SBY.
Dalam soal kemiskinan, meskipun angkanya sudah mengalami penurunan, tapi harus
ditrurunkan lagi. Pencegahan konflik komunal juga tak luput dari tugas
pemerintahan di masa mendatang.
Tahun depan, mulai berlaku Masyarakat Ekonomi ASEAN. Indonesia harus berani
menetapkan sasaran yang besar. Kalau itu dilakukan, maka Indonesia akan makin
maju, aman, adil, demokratis dan sejahtera.
"Dengan persatuan dan kerja keras, dan pertolongan Tuhan, insya Allah Indonesia
akan maju lebih besar lagi," SBY menegaskan.
Pada kesempatan ini SBY sekaligus menyampaikan maaf jika selama hampir 10 tahun
memimpin ada yang tidak pas. "Meskipun bagi saya tidak ada yang pribadi,
saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya doakan pemerintahan nanti makin
maju, baik dan banyak yang dihasilkan," SBY menandaskan.***(yun)
Gambar : Presiden SBY menyapa para gubernur pada pembukaan
Musrenbangnas 2014 di Gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4) pagi.***(foto:
abror/presidenri.go.id)

Post a Comment