SHALAT TAHAJJUD termasuk salah satu amalan utama setelah
menunaikan salat fardhu. Dalam surah Al Isra 79, Allah SWT. Berfirman, “ Dan
pada sebahagian malam hari bersalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah
tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji
“.
Ayat diatas menjawab pertanyaan mengapa begitu sempurnanya anjuran untuk
melaksanakan salat tahajjud. Sesuai dengan pengorbanannya yang tidak bisa
dilakukan oleh setiap orang, salat tahajjud memiliki keutamaan yang luar biasa
istimewanya. Diantara keutamaan-keutamaan itu, Allah memberikan limpahan pahala
dan keuntungan bagi yang istiqamah melakukannya. Buah dari sebuah perjuangan
dengan Allah pada saat-saat yang menyulitkan ini akan menjadi sebuah tuntutan
bagi mereka yang beriman dan selalu merindukan keutamaan-keutamaan itu.
“ Andai saja setiap orang tahu tentang keutamaan dan rahasia besar yang
terkandung dalam detik-detik waktu malam hari, niscaya mereka tidak akan
melewatkan waktu malam berlalu begitu saja, tanpa melakukan berbagai macam
ibadah ataupun zikir – doa di dalamnya. Terlebih-lebih saat tiba waktu tengah
malam atau sepertiga malam yang terakhir. Disanalah puncak dari sebuah
keistimewaan waktu akan kita dapatkan “ ( Buku Dahsyatnya Doa di Tengah Malam
oleh Syamsuddin Noor ). Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengerjakan salat
tahajjud dengan sebaik-baiknya dan dengan tertib juga rapi, Allah SWT akan
memberikan sembilan macam kemuliaan; diantaranya lima macam di dunia dan empat
macam di akhirat “.Adapun lima keutamaan salat tahajjud di dunia. Pertama, akan dipelihara oleh
Allah SWT dari segala macam bencana. Kedua, tanda ketaatannya akan kelihatan di
wajahnya. Ulama kharismatik kota Basrah, Al Hasan Al Basri pernah ditanya
orang, “Kenapa orang-orang yang membiasakan diri salat tahajjud di malam hari
mukanya tampah cerah, berseri-seri dan berwibawa?“ Beliau menjawab, “Karena
mereka selalu bercengkerama dengan Tuhan yang Maha Penyayang di kegelapan
malam, maka Dia pun memberikan kepada mereka cahaya dari cahaya-Nya“. Abdul Aziz
bin Umair menggambarkan kecantikan dan kewibawaan orang yang rajin salat
tahajjud dengan mengatakan, “Anda akan melihat cahaya kebesaran pada mereka,
Anda juga akan melihat bekas-bekas pengabdian di antara kedua mata mereka.
Sesungguhnya orang yang mau memutuskan sebagian kepentingan duniawinya.
Demikian juga dengan orang yang memutus hubungan dengan-Nya, Allah juga akan
memperlihatkan bekas-bekasnya kepadanya “. Ketiga, para hamba yang saleh akan
dicintai oleh Allah dan dicintai semua manusia. Itulah salah satu hal yang
sangat mahal.
Dalam kaitan ini Said bin Al Muasyab RA berkata, “Sesungguhnya orang yang
selalu salat malam, Allah akan menjadikan pada wajahnya sinar, sehingga dia
dicintai oleh seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang
akan berkata, “Aku sungguh menyenangi orang ini “. Keempat, lidahnya akan mampu
mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah. Kelima, akan dijadikan orang yang
bijaksana, yakni diberi kemudahan dalam memahami agama.
Sedangkan empat keutamaan di akhirat, yaitu : Pertama, wajahnya berseri ketika
bangkit dari kubur pada hari pembalasan nanti. Kedua, akan mendapat keringanan
ketika dihisab. Ketiga, ketika menyeberangi jembatan shiratal Mustaqim, bisa
melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar. Keempat,
catatan amalnya diberikan di tangan kanan “. ( Buku For Teens Mukjizat Shalat
Mala oleh H.Roni Tabroni, Motivator Remaja ).
Selain itu salat tahajjud juga mempunyai keutamaan lain. Pertama, orang yang
melakukannya akan ditingkatkan derajatnya. Kedua, salat tahajjud dapat
mendekatkan diri kepada Allah dan dapat menghapus dosa. Rasul SAW bersabda,
“Hendaklah kalian melaksanakan salat malam karena salat malam itu merupakan
kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada
Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa “ ( HR. Turmuzi, Al
Hakim dan Baihaqi ).
Penikmat tahajjud adalah hamba pilihan. Tidak semua muslim terpanggil
melakukannya.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tuhan kami, Allah Tabaraka Wa
Ta’ala turun setiap malam ke muka bumi pada saat akhir sepertiga malam, lalu
Dia berfirman’ Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang
meminta kepada-Ku, akan Aku brikan permintaannya dan siapa yang memohon
ampunan-Ku, maka Aku ampuni Dia “ ( HR.Bukhari – Muslim ).
Kemudian dalam hadis lain berbunyi, “Sesungguhnya di waktu malam ada suatu
waktu yang tidak akan ditemui oleh seorang muslim yang berdoa kepada Allah dari
kebaikan dunianya dan keselamatan akhiratnya, melainkan Dia kabulkan
permintaannya itu pada setiap malam (bila ia terus qiyamul lail)“ (HR.Muslim).
Waktu tengah malam atau sepertiga malam yang terakhir adalah waktu yang sangat
dahsyat untuk menyampaikan doa dan permintaan kita kepada Allah. Karena, apapun
permintaan yang kita panjatkan di waktu-waktu tersebut, maka Insya Allah akan
segera terkabul dan menjadi kenyataan. Selain dijanjikan surga, Rasulullah SAW
menerangkan bahwa orang yang gemar salat tahajjud akan dianugerahi Allah dengan
berbagai rezeki, seperti hati yang tenang, ilmu yang banyak, murah rezeki,
harta terpelihara, kesehatan yang baik, dan dihormati masyarakat.
Begitu pentingnya salat tahajjud sehingga ketika memasuki Madinah, pada awal
hijrahnya, kalimat yang pertama diucapkan oleh Rasulullah SAW adalah “Wahai
sekalian manusia, banyaklah memberi salam, berilah makanan kepada orang yang
susah, salatlah pada tengah malam ketika orang lain sedang tidur nyenyak, maka
kalian akan masuk surga dengan aman dan sejahtera“. Dalam hadis lain Rasulullah
SAW bersabda, “Raihlah kemuliaan dengan bangun dalam malam saat manusia lelap
tidur.” Wallahualam. ***(Ustadz H.Uti Konsen.UM)
Keterangan Gambar : Jamaah Silaturrahim Tahajud di Pendopo
Ros,Jum’at (31/01/2014).***(doc.Ustadz H.Uti Konsen.UM)


Post a Comment